Who gave me this #flower s?? tukang kembang tentu saja. good morning!
Fast Sketch - Low Rise Residential Complex - parking,stairs,elevators,MEP,Garbage chute,Elevations (by Art and Architecture)
impressive!
"sometimes you don’t know when someone needs you, because you can only see what they show you on the outside."
yes true
slurrp
the zahir,
“Marie, ada dua orang pemadam yang sedang bertugas memadamkan kebakaran di hutan. Setelah bertugas, mereka pergi ke sungai, wajah yang satu kotor terkena arang dan asap sementara wajah yang satunya lagi bersih. Pertanyaannya adalah, pemadam yang mana yang akan mencuci mukanya?”
“Pertanyaan bodoh. Tentu saja yang wajahnya kotor.”
“Bukan. Pemadam yang wajahnya kotor akan melihat wajah temannya dan berfikir kalau wajahnya sama bersihnya. Dan, vice versa, pemadam dengan wajah yang bersih melihat wajah temannya dipenuhi abu kotoran dan berkata pada dirinya sendiri: aku pasti kotor juga, lebih baik aku mencuci muka.”
“Apa yang sebenarnya kamu mau bilang?”
“Aku mengatakan bahwa, selama aku di rumah sakit, aku sadar bahwa selama ini aku selalu melihat diriku sendiri pada diri wanita yang aku cintai. Aku melihat pada wajah yang penuh kasih, yang bersih, dan seakan-akan melihat diriku ada pada mereka. Mereka, di lain pihak, melihat diri mereka tercermin di diriku dan berfikir bahwa mereka ternyata lebih buruk dari yang mereka fikirkan. Jadi aku mohon, jangan sampai itu terjadi padamu.”
Zahir bukan buku terbaik yang pernah saya baca, ceritanya masih bisa di tebak, gaya penuturannya kaku dan membosankan, dan pemeran utamanya bukan pribadi yang menyenangkan. Tapi toh ternyata saya bisa belajar banyak hal dari buku ini, alasan itulah yang membuat saya bisa bertahan menyelesaikannya sampai akhir. Alasan lain adalah karena ternyata saya bisa menemukan diri saya ada di keempat tokoh utama di buku ini dalam berbagai hal.
Seperti yang Coelho bilang, ‘kita hanya melihat apa yang ingin kita lihat’. Getir ya? tapi benar.
Zahir bagi seorang suami di buku ini adalah istrinya yang bernama Esther. Esther seorang jurnalis, reporter perang, merangkap seorang istri yang sudah 10 tahun menikah dengan penulis lagu dan buku terkenal, alias si tokoh utama.
Suatu hari Esther pergi tanpa meninggalkan pesan dan jejak. Tak ada benda-benda yang hilang kecuali paspornya, dan fakta bahwa sehari sebelum dia menghilang, dia terlihat sedang bersama pemuda berwajah mongol bernama Mikhail.
Mungkin yang terbayang adalah perselingkuhan, penculikan, atau yang paling ekstrim, kematian di medan perang.
Si suami pada awalnya merasa inilah kebebasan. Dia tak lagi terikat pada seseorang, dia bisa jalan dengan siapapun, hidup dengan cara apapun. Tapi kemudian kepergian istrinya yang tiba-tiba dan tanpa sebab mulai menjadi pertanyaan besar yang mengganggu pikirannya. Ia bertanya mengapa? Apa yang salah? Dan disanalah ia mulai memundurkan waktu, melihat apa saja yang telah dilakukannya dan tak dilakukannya selama ia hidup bersama esther. Kemudian ia menyadari kalau ia sudah kehilangan esther jauh-jauh hari bahkan sebelum esther pergi.
F: Jilbab
“Saya bisa mengerti mengapa seorang wanita muslim menunda memakai jilbab, tapi saya tidak bisa mengerti mengapa seorang yang telah memakai jilbab kemudian melepasnya…”
-Strangeman
Tidak seperti kang strangeman, saya mengerti mengapa seorang wanita muslim menunda memakai jilbab dan saya juga…
cheers! XD
make your own cupboard
alkisah dimulai ketika awal mei lalu, ketika lemari buku lama yang ada di rumah saya tiba-tiba keliatan udah butut banget dan lapuk karena sering kena tetesan air bocor. sebenernya ga tiba-tiba juga sih. lemari ini udah ada dari zaman saya SD sebelum saya pindah ke pataruman. dan mungkin udah pantes juga memasuki masa-masa pensiunnya. hingga akhirnyaa di suatu pagi yg cerah, baut2nya di bongkar dan kayu-kayunya di hibahkan… honestly, ini pertama kalinya saya bikin lemari sendiri. menghindari prinsip lembiru *lempar beli baru*, akhirnya saya malah nekat bikin lemari sendiri. (lempar nya iya, beli baru nya engga hehehe)
